Sabtu, 27 April 2013

sebuah cerita sederhana 3



                       GELAS DAN PIRING



Pada suatu malam yang gelap,seorang pemuda yang habis mengikuti pesta miras berjalan pulang ke rumahnya yang terletak agak jauh dari tempat pesta miras. Di perjalanan,tiba-tiba ia kehilangan kesadaran dan jatuh pingsan.

  Ketika ia sadar,ia kaget ketika menyadari ia berada di dalam sebuah rumah berdinding dan beratap kayu. Ia bertanya-tanya dalam hati siapa yang membawa dia ke rumah ini. Tiba-tiba,seorang bapak-bapak muncul dari pintu rumah. Bapak itu memegang segelas air putih dan sepiring roti.


"Apakah bapak yang membawa saya ke sini?"tanya pemuda itu.

"Iya,saya menemukan kamu tergeletak di pinggir jalan. Saya kira kamu sudah mati,tetapi karena kulihat kamu masih bergerak sedikit maka saya membawamu ke rumah saya."jawab bapak itu.

"Oh,terimakasih pak!"

"Tidak usah berterimakasih pada saya. Saya hanya melakukan tugas saya yaitu menolong sesama. Ngomong-ngomong kamu kenapa pergi-pergi di malam hari?"

"Eh,saya...itu....ikut...pesta pak!"jawab pemuda itu dengan terbata-bata.

"Pasti pesta miras,betul bukan?"

"Eh,iya pak. kok tahu sih?"

"Soalnya nafasmu itu berbau miras. makanya saya tahu."

"Nak,kamu kenapa kok ikut pesta semacam itu?"

"Saya putus asa pak! bapak saya seorang preman dan ibu saya hanya seorang tukang cuci baju. saya sering dipukuli bapak saya. maka itu untuk menyenangkan diri saya ikut pesta pak."

"Coba kamu lihat gelas dan piring ini,mereka berdua mempunyai kegunaan yang banyak bukan? dan mereka dapat membawa berbagai macam makanan,kan? tetapi bila saya menjatuhkannya maka mereka berdua akan pecah dan tidak dapat dipakai lagi,bukan?"

"Iya,pak!"

"Nah,dan untuk memperbaikinya harus dengan ketelitian dan memakan waktu yang tidak sedikit bukan?"tanya bapak itu lagi.

"Iya pak!"

"Nah nak,hidup itu bagaikan sebuah gelas ataupun piring,dapat berguna bagi banyak orang dan diri sendiri. Tetapi perbuatanmu ikut pesta miras itu sama saja dengan engkau memecahkan piring atau gelas itu nak. Dan untuk memperbaikinya akan memakan waktu yang sangat lama. Maka dari itu,janganlah memecahkannya lagi,jika kamu masih memecahkannya,bisa jadi malahan kamu butuh seumur hidupmu untuk memperbaikinya. kamu mau itu terjadi?"

"Tidak pak. lalu,apa yang harus saya lakukan pak untuk memperbaiki 'gelas' saya?"tanya pemuda itu.

"Makanlah roti dan air ini dulu nak. Setelah itu perbaikilah 'gelasmu' dengan cara memperbaiki milik orang lain dan membantunya."

TAMAT


Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Harap komen dengan penuh tanggung jawab dan sopan.....
Jangan spam di bagian komen blog ini !
Jangan mengiklankan hal-hal berbau porno di kolom komen !
Selamat berkomentar !