Kamis, 23 Mei 2013

sebuah cerita sederhana 4



                                                         Menyapa orang lain



Pada suatu hari seorang anak SMP sedang berjalan-jalan di sekitar kompleks sekolahnya. Ketika sedang berjalan-jalan,seorang teman dekatnya kebetulan berpapasan dengannya. Secara otomatis temannya lalu menyapanya dengan ramah. Disaat itu dia juga melihat di belakang dirinya ada seorang anak laki-laki berseragam sekolah SMPnya yang kira-kira umurnya sebaya dengan dirinya.

Tetapi anehnya temannya itu tidak menyapa anak laki-laki yang berada di belakangnya itu. Maka,pada keesokan harinya ia bertanya pada temannya kenapa ia tidak menyapa anak yang berada di belakangnya pada hari kemarin.


"Eh,kemarin kamu kan ketemu sama aku di depan sekolah,betul?"tanyanya pada temannya

"Iya,memangnya kenapa?"

"Enggak,aku cuma pingin bertanya kok kemarin kamu gak menyapa anak laki yang dibelakangku? Kan dia juga berseragam sekolah kita."

"Oh,kan aku gak kenal dia,jadi buat apa aku menyapa dia?"jawab temannya dengan nada datar

Anak itu lalu segera meninggalkan  temannya dengan hati dan pikiran penuh rasa bingung. Dalam hatinya ia berpikir,"lalu masak aku hanya harus menyapa orang yang aku kenal saja,kan aneh itu!" Tetapi ia juga berpikir,"tapi aneh juga ya,jika aku menyapa orang yang belum aku kenal."

Keesokan harinya ia bertanya pada orang-orang lain yang ia kenal. Mulai dari ibunya,bapaknya,lalu adik dan kakaknya,tetangganya,bahkan satpam dan hansip lingkungannya. Dan semua jawaban nampaknya sama,yaitu semua jawaban intinya adalah aneh jika menyapa orang yang tidak dikenal.

Akhirnya ia bertanya pada kakeknya yang tinggal kira-kira 3 KM dari rumahnya. ketika ditanya,kakeknya malah balik bertanya...

"apakah kamu pernah melihat kawanan burung ?"

"tentu saya pernah,kek!"

"Cobalah kamu lihat betapa mengagumkannya mereka. Meskipun mereka semua lahir dari telur yang berbeda dan dierami oleh induk yang berbeda namun mereka rukun,saling mengenal satu-sama lain,dan akrab tanpa harus mengenal satu sama lain terlebih dahulu!"

"Tapi kita kan manusia,kek! kita bukan burung ataupun hewan lain."

"Justru itu! karena kita manusia maka dari itu kita haruslah lebih baik dari para hewan. burung-burung saja bisa akrab tanpa saling mengenal dengan baik masak kita tidak bisa?"

Si anak tersebut akhirnya mengerti maksud dari ucapan kakek tersebut dan akhirnya pergi....

TAMAT

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Harap komen dengan penuh tanggung jawab dan sopan.....
Jangan spam di bagian komen blog ini !
Jangan mengiklankan hal-hal berbau porno di kolom komen !
Selamat berkomentar !