Kamis, 24 Juli 2014

Cerpen Horor : Restart Button ( Part I )

Halo semuanya...

Pada postingan kali ini admin akan memposting sebuah cerpen bertema horor asli 100% buatan admin Blog Simpel Tapi Jenius.

Selamat membaca...

Restart Button

Part I
                                   Titus Agung Adiyatma



Aku terkenal disekolahku sebagai anak pendiam. Jarang berbicara, bergaul, atau berjalan-jalan bersama temanku. Mereka yang mempunyai kepribadian yang berbeda denganku menyebutku culun atau jutek atau apapun yang mereka anggap cocok denganku. Namun semua julukan itu kuanggap salah....

Aku bukanlah anak yang seperti itu...
Jauh di dalam benakku, terpendam harapan dan imajinasi yang aku sendiri tidak dapat hitung. Semua itu terpendam jauh di dalam benakku, tidak dapat keluar karena rasa maluku.

Karena sikapku sehari-hari di sekolah, aku jarang mempunyai teman. Hanya beberapa anak, yang sama pendiamnya denganku, atau yang cukup bijak dalam hal berteman yang mau berteman denganku.

Sehari-hari mereka semua yang terkenal sebagai perusuh kelas mengejekku sebagai pecundang, kutu buku, atau apalah yang menurut mereka ‘bagus’ untukku. Ingin rasanya kubalas mereka, namun baik tubuhku maupun jiwaku sepertinya tidak mampu untuk melakukannya.

Ketika aku mempunyai waktu senggang, aku menghibur diriku dengan bermain game komputer. Bagiku tidak ada hiburan lain yang lebih menyenangkan selain game komputer. Tidak peduli apa jenisnya, akan kumainkan game apapun yang dapat kutemukan di internet....

Asal kau tahu saja, walau aku ini pendiam, penggila komputer, dan kutu buku, namun sepertiyang kukatakan tadi, aku juga mempunyai harapan dan impian...

Di sekolahku ada seorang gadis, Ia bernama Margaret. Di sekolah ia adalah salah satu gadis tercantik yang pernah bersekolah disana. Banyak siswa yang jatuh hati padanya, termasuk aku...
Siswa-siswa yang terkenal sebagai anak pemberani telah mencoba untuk melamar dia...namun selalu gagal. Dia selalu menolak semua lamaran mereka, entah kenapa...

Aku ingin sekali mendapatkan hatinya...namun apa daya, mereka yang tampan dan pemberani saja gagal...apalagi aku...

“Tidak ada yang bisa kulakukan untuk mendapatkan dirinya,” itulah kata-kata yang      selalu terngiang dalam benakku. Dan aku juga sadar bahwa kata-kata itu benar adanya..
.
Namun, dari hari ke hari, aku semakin ingin mendapatkannya...pikiranku tidak bisa sejenakpun teralihkan darinya...

Aku mencoba memuaskan hasratku padanya dengan komputerku...Membayangkan bahwa ia adalah perempuan yang sedang aku kencani di dalam game kencan di komputerku....

Setiap hari aku memainkan permainan itu sambil membayangkan aku dan Margaretlah yang ada di permainan itu. Kucoba semua jenis cara untuk membuat sang tokoh utama, bisa berkencan dengan perempuan idamannya. Semua itu kulakukan sambil membayangkan bahwa sang tokoh utama adalah aku, dan perempuan idamannya, adalah Margaret...

Terkadang aku juga mencoba cara yang salah, yang membuat tokoh utama kehilangan kesempatan untuk mengencani perempuan idamannya...dan terkadang setelah itu aku mencari cara untuk sang tokoh utama untuk membalas dendam pada ‘mantan’ perempuan idamannya...dan tetap saja dalam proses itu aku membayangkan kalau aku dan Margaretlah yang ada di dalam game itu.

Tidak ada sedikitpun rasa kesal atau sedih dalam hatiku, ketika aku gagal mengencani perempuan yang ada di dalam gameku. Karena setiap kegagalan yang kubuat dapat kuhilangkan dengan menekan tombol restart yang terdapat di dalam game....

Semakin hari aku semakin tergila-gila untuk memainkan game itu...aku melupakan semua game lain yang ada di dalam komputerku...aku mencoba segala kemungkinan jalan cerita yang dapat terjadi di game itu...

dan bila aku tidak mendapat ending yang tidak kuinginkan di game itu...

aku hanya perlu menekan tombol restart...

bersambung...

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Harap komen dengan penuh tanggung jawab dan sopan.....
Jangan spam di bagian komen blog ini !
Jangan mengiklankan hal-hal berbau porno di kolom komen !
Selamat berkomentar !