Kamis, 27 November 2014

Cerbung Simpel II : Hati Wanita ( Part IV )

    
Hati Wanita

( Part IV )

- T.A.A. -



    Waktu telah menunjukkan pukul dua belas siang. Aku dan semua teman-temanku sedang duduk di kelas, mengerjakan soal-soal yang diberikan oleh guru kami. Seperti biasa, dari keheningan yang merajalela di kelas, celetak-celetuk kecil bermunculan , dan tak lama kemudian disusul oleh gelak tawa beberapa orang di bagian belakang kelas.

    Guruku pergi ke luar kelas, ia bilang bahwa ia ada urusan yang harus dibereskan. Ini kesempatan bagiku ! Aku akan mencoba minta maaf padanya. Siapa tahu, aku akan dapat melihat senyum manisnya lagi setelah kata maaf terucap dariku...

    Aku beranjak dari kursiku, dan berjalan ke meja Brigitta. Hampir saja aku tertabrak oleh Andika yang sedang lari sambil membawa kotak pensil Theresia. Rupanya masa 'gencatan senjata' mereka sudah habis, dan mereka kembali berkelahi lagi. Yah, untung saja aku tidak terjebak di dalam zona pertempuran mereka....

    Akhirnya, saatnya sudah tiba, aku berada di depan meja Brigitta. Kepalanya tertunduk ke bawah. Ia sedang mengerjakan soal-soal yang ada di bukunya. Aku berkata kepadanya,"Gitta, gua mau minta maaf sama lu."

    Ia tetap terdiam, tidak sedikitpun melirikku. Aku berkata lagi padanya,"Gua janji, gua gak bakal bikin lu malu di depan teman-teman lu lagi."

    Ia masih saja diam seribu bahasa. Lalu, aku berkata lagi,"Tolong maafin gua Gitta. Kalau enggak, gua bakal merasa berat sepanjang tahun ini sampai tahun depan...."

    Ia menengadahkan kepalanya, dan melirikku. Lalu ia berkata,"Oke deh, Gua maafin lu. Tapi awas ya kalo lu buat gua risih lagi !"

    "Iya, iya,"Balasku singkat.

    "Gua juga sebenarnya gak tega bikin orang jadi kepikiran. Lu kan orangnya suka kepikiran , makanya gua maafin lu,"Katanya lagi.

    "Hmm...gitu ya. Terimakasih."

    "Jadi, kita sekarang temenan baik lagi ?" Tanyaku dengan pelan.

    "Ya, begitulah," Jawabnya dengan singkat. Ia tersenyum kecil setelah berkata demikian. Ah, senyuman itu lagi, sungguh membuatku senang.

    "Wah....udah baikan lagi ya ? Jadiannya kapan ?" Kata Maria tiba-tiba. Ternyata ia dari tadi memperhatikanku dan Brigitta. Memang gadis itu terkadang sungguh menyebalkan....

     "Apaan sih !! Dasar cewek pengganggu !" Tegurku.

     "Hei semuanya ! Ketua kelas kita sudah baikan dengan pujaan hatinya !" Teriak Maria tiba-tiba.

     Serentak kata 'cie' terdengar dengan keras di dalam kelas. Wajahku dan wajah Brigitta merah, karena malu akan sorakan teman-teman.

     "Maaf, gua gak bermaksud...."

     "Udah pergi sana !" Kata Brigitta.

    "Oke..."

    Aduh, semuanya menjadi kacau....gara-gara Maria....

    Ketika jam pelajaran telah usai. Aku mendekati Brigitta lagi , yang sedang merapikan buku-bukunya dan memasukkan semua itu ke dalam tasnya, dan berkata padanya,"Jadi, lu masih marah sama gua atau enggak ?"

    "Tahu ah ! Pokoknya gua malas deket-deket sama lu ! Yang ada gua yang malu di depan teman-teman !"

    "Yah, tapi katanya lu udah maafin gua ! Katanya kita udah temenan baik lagi !" Kataku.

    "Gak jadi ! Lu udah bikin gua malu lagi soalnya !"

    "Udah ah ! Gua gak mau ngomong sama lu lagi ! Udah capek gua dibikin malu sama lu !" Katanya dengan nada kesal sambil berlalu pergi dari hadapanku.

    Tuhan....

    Kenapa hanya karena kejadian-kejadian kecil saja....hubungan baikku dengan dia bisa hancur....

    Aku tidak bermaksud mempermalukannya.....

    Kenapa dia begitu sensitif sekali.....

    Kenapa hati dia....hati wanita itu...sulit sekali untuk kupahami....

    Kenapa....?

    Pertanyaan itu terus terngiang di dalam kepalaku, seiring dengan cucuran airmataku yang terus mengalir di kedua pipiku. Namun, sampai aku sampai di rumahpun, tiada jawaban yang kudapat atas pertanyaanku itu. Sepanjang malam aku terus memikirkan hal itu, dan tak henti-hentinya momen dimana ia berkata kasar padaku di siang tadi terulang di dalam pikiranku. Sungguh, hatiku ini merasa sangat menderita akibat perkara ini....

     Hati wanita....memang sulit.....dipahami.

TAMAT

    

1 komentar :

Harap komen dengan penuh tanggung jawab dan sopan.....
Jangan spam di bagian komen blog ini !
Jangan mengiklankan hal-hal berbau porno di kolom komen !
Selamat berkomentar !