Rabu, 31 Mei 2017

Sebuah Puisi Sederhana IV

Sang Penuntun Jalan
Ia bukanlah raja
Ia bukanlah filsuf
Namun tanpa dirinya
Diriku bukanlah siapa-siapa

Aku yang kini sedang berjalan
Menuju sebuah masa depan
Senantiasa diberi tuntunan
Oleh dia sang penuntun jalan

Laksana lentera yang menyala terang
Ia menerangi jalanku ke depan
Menghindarkanku dari kegagalan
Dan jurang keputusasaan

Ia tidak ingin apapun
Selain daripada kesuksesanku
Menempuh jalan ke masa depan
Yang cerah dan penuh harapan

Demi diriku seorang
Ia rela mengorbankan
Waktu dan tega
Milik dirinya sendiri

Akupun bertanya
Dalam benakku pribadi
“Apalah jadinya aku
Bila engkau tidak ada bagiku?”

Wahai guruku
Atas bimbingan dan tuntunanmu
Kuucapkan beribu terimakasih
Kepadamu, sang penuntun jalanku

- T.A.A -
~

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Harap komen dengan penuh tanggung jawab dan sopan.....
Jangan spam di bagian komen blog ini !
Jangan mengiklankan hal-hal berbau porno di kolom komen !
Selamat berkomentar !